Yuk Intip 5 Rahasia Bebek Bengil Khas Ubud Disini!

Pecinta olahan bebek wajib mencoba salah satu ikon kuliner halal di Bali yang terletak di kawasan Ubud ini. Restoran bebek yang dikenal dengan nama Dirty Duck Diner ini, sudah ada sejak tahun 1990 dan hingga kini masih menjadi tempat favorit untuk menikmati daging bebek yang rasanya aduhai. Penasaran mengapa Bebek Bengil khas Ubud begitu populer? Yuk intip rahasianya disini!

 

5 Rahasia Bebek Kotor Di Ubud Yang Mendunia

 

  1. Resep keluarga menggunakan bumbu khas Bali

 

Olahan bebek crispy di restoran ini terkenal memiliki cita rasa yang lezat, sehingga mampu mencuri hati para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Kuliner ini diolah dari resep asli keluarga pemilik restoran, Anak Agung Raka Dalem. Sebelum direbus selama 4 jam, bebek direndam selama 12 jama dalam bumbu tradisional Bali, dan bahan bahan lain contohnya ketumbar, lada, jahe, bawang putih, dan sebagainya. Sehingga kelezatannya meresap sempurna hingga ke tulang.

 

  1. Daging bebek lokal berkualitas

 

Salah satu alasan yang menjadikan bebek bengil populer, adalah daging bebeknya yang lembut dan tidak berbau amis. Daging bebek kotor khas Ubud ini begitu garing dan renyah di luar, dengan tekstur daging bagian dalam yang lembut. Daging bebek yang digunakan restoran Dirty Duck berasal dari jenis bebek lokal unggulan yang ada di sekitar Ubud Bali.

 

  1. Suasana khas Ubud di Dirty Duck Diner

 

Pecinta kuliner tentu lebih tertarik dengan sajian menu lezat, yang disuguhkan dengan suasana khas daerahnya. Restoran yang namanya sudah mendunia ini, menawarkan sensasi menikmati kuliner bebek crispy dengan cita rasa dan atmosfer khas Ubud Bali yang kental. Hamparan sawah di sekitar restoran ini, mampu memberikan pengalaman kuliner khas pedesaan yang alami dan sangat cocok bagi pemburu spot foto instagrammable.

 

  1. Cabang tersebar di Bali

 

Untuk mencicipi nikmatnya bebek bengil crispy, anda tidak perlu harus ke Ubud karena restoran ini sudah memiliki dua cabang lainnya di Bali. Restoran pertama di Ubud terletak di jl Hanoman, Padang Tegal. Cabang Dirty Duck Diner ini bisa ditemui di Nusa Dua dan di kawasan Garuda Wisnu Kencana Jimbaran. Hadirnya kedua outlet baru yang tersebar di Bali ini, membuat wisatawan pecinta kuliner bebek bisa lebih mudah mendatangi resto yang terdekat dengan destinasi liburannya.

 

  1. Harga terjangkau untuk rasa bebek yang berkelas

 

Di restoran ini anda juga bisa mencicipi beragam pilihan menu khas Bali lainnya. Restoran yang pernah dikunjungi Sting dan Mick Jagger ini, ternyata tidak mematok harga menu yang kelewat mahal meski namanya sudah mendunia. Rata rata makanan dan minuman di Dirty Duck Diner Ubud berkisar di bawah Rp 50 ribu saja. Sangat terjangkau bukan?

 

Dengan harga yang cukup terjangkau dan kelezatan menu olahan bebek yang berkelas, Dirty Duck Diner adalah pilihan kuliner yang tepat selama menghabiskan liburan di Bali. Restoran bebek khas Ubud ini merupakan salah satu aset kuliner Pulau Dewata, yang kualitasnya tidak kalah dari beragam masakan internasional di Bali. Tertarik mencoba bebek kotor?