Tips Ternak Burung Lovebird Agar Lebih Produktif

Lovebird adalah burung kicauan cantik yang terbilang mudah untuk dipelihara di rumah. Tak hanya  sekedar sarana hobby, merawat lovebird juga sering dengan alasan yang sifatnya kompetitif atau bahkan sebagai penghasilan. Dengan menerapkan beberapa tips ternak burung lovebird, Anda bisa mendapatkan penghasilan lebih dari lovebird.

Tujuan Ternak Lovebird

Tak masalah jika Anda hanya pemula sekedar mengetahui tentang cara perawatan harian lovebird. Merupakan hal yang baik apabila Anda sudah menjadi penghobby burung sebelum menjadi peternak. Itu artinya Anda sudah memiliki modal untuk mengetahui lebih jauh tentang bagaimana melakukan ternak seperti soal pakan, menjauhkan stres dan bagaimana mendapatkan lovebird yang berkualitas.

Inilah alasannya mengapa orang yang awalnya sekedar memelihara lovebird belakangan mulai mengembangkan cara untuk menangkarkan burung tersebut. Tujuannya pun bisa beragam, mulai dari yang ingin mendapat penghasilan dari menjual lovebird dan ada ppula yang beralasan untuk mencari bibit unggul dengan melakukan persilangan dan sebagainya.

Bisa dikatakan bahwa penghasilan yang bisa didapat bukan sekedar dari berapa jumlah burung yang dijual. Peternak bisa juga mendapatkan harga yang jauh lebih tinggi dari bibit unggul yang dihasilkan. Selain halnya bisa mendapatkan turunan lovebird langka atau bahkan yang belum pernah ada sebelumnya,  maka peternak bisa mendapatkan keuntungan yang sangat tinggi.

Namun tentu saja, untuk bisa mendapatkan hasil yang sesuai harapan, pastinya peternak perlu mengetahui cara untuk memelihara burung dan mengetahui tips ternak burung lovebird agar lebih produktif.

unsplash.com

Cara Ternak Lovebird  

Apabila Anda ingin mendapatkan bibit unggul lovebird, tentunya Anda harus mengetahui bagaimana cara ternak lovebird secara lengkap. Mulai dari penyiapan dan pemilihan kandang untuk kawin, penjodohan, perkawinan, pengeraman telur, menyapih anakan dan sebagainya.

Kandang

Untuk kandang, Anda bisa memulai dari kandang ukuran sedang seperti yang banyak digunakan para peternak yaitu ukuran 60cm x 44cm x 40cm lalu menaruh sebuah kandang di dalam box home. Ukuran tersebut bisa dikatakan sebagai ukuran ideal untuk sepasang lovebird untuk kawin sampai proses bertelur. Kandang ukuran ini dapat ditemukan dengan mudah di toko burung.

Indukan

Satu hal yang perlu diperhatika dari indkan lovebird adalah umur indukan tersebut. Jika ingin mendapatkan hasil yang optimal, maka sebaiknya gunakan lovebird yang berumur 7 atau 8 bulan. Dalam pemilihan indukan ini ada yang mengatakan bahwa sebaiknya jantan lebih muda dari betinanya. Namun sebagian juga ada yang menerapkan teknik sebaliknya, dimana yang jantan lebih tua dari lovebird betina.

Lokasi Kandang

Percaya atau tidak ternyata penempatan kandang juga perlu diperhatikan. Anda bisa memanfaatkan pepohonan rindang dan sepi untuk memudahkan terjadinya perkawinan diantara lovebird jantan dan betina. Jauhkan pula lovebird lain untuk menjauhkan gangguan pada proses perkawinan. Pastikan pula bahwa kandang khusus untuk kawin tersebut aman dari serangan hama seperti semut maupun tikus.

Proses perjodohan dan perkawinan biasanya akan berlangsung dengan cepat paling lama selama sebulan. Setelah itu, biasanya betina akan segera bertelur. Pada masa perkawinan tersebut, ingat untuk selalu memberikan pakan dengan kadar protein yang cukup, seperti jagung, canary seed dan kangkung segar.

Anda juga perlu mengetahui kapan perkiraan telur lovebird menetas. Ketika telur tersebut menetas, Anda bisa memindahkan indukan jantan yang biasanya menganggap anakan tersebut sebagai makanan. Biarkan anakan lovebird tersebut bersama indukan betina selama beberapa waktu.

Selang sekitar 2 minggu kemudian, Anda bisa memisahkan anakan tersebut dari ibunya. Dengan begitu, anakan dapat berkembang dengan lebih optimal. Seiring waktu, Anda juga bisa memilih mana anakan jantan dan betina yang berkualitas. Anda juga bisa menggunakan mp3 lovebird untuk melatih anakan yang dinilai berkualitas.

unsplash.com

Tips agar Lovebird Cepat Bertelur

Bisa dikatakan bahwa cara ternak burung lovebird tak jauh berbeda dari cara ternak burung lain. Akan tetapi, dengan mengetahui karakteristik dasar dan ciri-ciri tertentu, Anda bisa mendapatkan hasil ternak lovebird yang lebih spesifik, misalnya memilki kualitas tertentu. Selain itu, Anda juga bisa menerapkan beberapa kiat agar ternak lovebird menjadi lebih produktif dengan cepat bertelur.

Cara yang bisa Anda lakukan agar lovebird bisa cepat bertelur antara lain dengan

Mengatur suhu dalam kandang.

Anda bisa memasang lampu spektrum yang memiliki fungsi seperti cahaya matahari untuk mengatur suhu di dalam kandang. Anda bisa menggunakan lampu yang dapat menghadirkan suhu warna di 20 Celsius. Akan tetapi ingat juga untuk mengistirahatkan burung selama 10 jam tiap harinya.

Meningkatkan gairah lovebird

Anda bisa memancing lovebird agar segera kawin hingga akhirnya bertelur dengan cara menempatkan jantan ataupun betina lain di dekat kandang tersebut. Kehadiran burung lain tersebut dapat meningkatkan hasrat kawin secara lebih cepat. Pastinya Anda perlu mengetahui cara membedaka jenis kelamin lovebird terlebih dahulu untuk melakukan kiat ini.

pxhere.com

Pakan

Pakan lovebird yang hendak kawin pun juga perlu diperhatikan dan bahkan biasanya akan dibedakan dari menu hariannya. Anda bisa meletakkan kangkung, biji kuaci ataupun tauge yang terbukti dapat menunjang produksi hormon indukan betina agar lebih cepat bertelur. Tentunya hal in dibutuhkan oleh indukan yang akan menghasilkan telur-telur anakan berkualitas.

Minum

Wadah minum lovebird yang hendak kawin juga perlu selalu dibersihkan dan diperhatikan. Jika perlu, Anda bisa membersihkan wadah tersebut setiap hari dan gunakan air berkualitas misalnya aqua untuk menghindari adanya campuran kadar besi maupun lumpur yang biasanya terdapat dalam air sumur.

Itulah beberapa cara ternak lovebird agar menjadi lebih produktif dan berpotensi menghasilkan bibit berkualitas. Anda juga perlu mengamati adakah masalah lain yang dialami misalnya indukan yang kurang berkualitas, telur infertile, burung monomorfik seksual dan sebagainya.